LARANGAN KERAS LEWAT DIDEPAN ORANG YANG SEDANG SHALAT

Larangan Keras Lewat di Depan Orang yang Sedang Shalat
ﻋَﻦْ ﺑُﺴْﺮِ ﺑْﻦِ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﺃَﻥَّ ﺯَﻳْﺪَ ﺑْﻦَ ﺧَﺎﻟِﺪٍ ﺍﻟْﺠُﻬَﻨِﻲَّ ﺃَﺭْﺳَﻠَﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﺃَﺑِﻲ ﺟُﻬَﻴْﻢٍ
ﻳَﺴْﺄَﻟُﻪُ ﻣَﺎﺫَﺍ ﺳَﻤِﻊَ ﻣِﻦْ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻤَﺎﺭِّ ﺑَﻴْﻦَ
ﻳَﺪَﻱْ ﺍﻟْﻤُﺼَﻠِّﻲ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺑُﻮ ﺟُﻬَﻴْﻢٍ ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻟَﻮْ
ﻳَﻌْﻠَﻢُ ﺍﻟْﻤَﺎﺭُّ ﺑَﻴْﻦَ ﻳَﺪَﻱْ ﺍﻟْﻤُﺼَﻠِّﻲ ﻣَﺎﺫَﺍ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻟَﻜَﺎﻥَ ﺃَﻥْ ﻳَﻘِﻒَ ﺃَﺭْﺑَﻌِﻴﻦَ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻟَﻪُ
ﻣِﻦْ ﺃَﻥْ ﻳَﻤُﺮَّ ﺑَﻴْﻦَ ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺑُﻮ ﺍﻟﻨَّﻀْﺮِ ﻟَﺎ ﺃَﺩْﺭِﻱ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺭْﺑَﻌِﻴﻦَ ﻳَﻮْﻣًﺎ ﺃَﻭْ
ﺷَﻬْﺮًﺍ ﺃَﻭْ ﺳَﻨَﺔً
Dari Busr bin Said, bahwa Zaid bin Khalid Al Juhani
radhiyallahu 'anhu pernah mengutusnya ke Abu Juhaim
untuk menanyakan kepadanya apa yang telah dia dengar
dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai
orang yang lewat di depan orang yang shalat.
Abu Juhaim radhiyallahu 'anhu menuturkan,
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda,
'Seandainya orang yang lewat di depan orang yang sedang
shalat mengetahui dosa yang harus dia tanggung, maka
memilih berdiri 40 itu lebih baik baginya dari pada lewat di
depan orang shalat'."
Kata Abu Nadhar, "Aku tidak tahu apakah Rasulullah
shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, '40 hari atau bulan
atau tahun'."
(H.R. Imam Muslim 2/58)
----------
ﻋﻦ ﺃَﺑُﻲ ﺻَﺎﻟِﺢٍ ﺍﻟﺴَّﻤَّﺎﻥِ ﺃَﻧَﺎ ﺃُﺣَﺪِّﺛُﻚَ ﻣَﺎ ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﻣِﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﻭَﺭَﺃَﻳْﺖُ
ﻣِﻨْﻪُ ﻗَﺎﻝَ ﺑَﻴْﻨَﻤَﺎ ﺃَﻧَﺎ ﻣَﻊَ ﺃَﺑِﻲ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﻳُﺼَﻠِّﻲ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﺇِﻟَﻰ ﺷَﻲْﺀٍ
ﻳَﺴْﺘُﺮُﻩُ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﺇِﺫْ ﺟَﺎﺀَ ﺭَﺟُﻞٌ ﺷَﺎﺏٌّ ﻣِﻦْ ﺑَﻨِﻲ ﺃَﺑِﻲ ﻣُﻌَﻴْﻂٍ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺃَﻥْ
ﻳَﺠْﺘَﺎﺯَ ﺑَﻴْﻦَ ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﻓَﺪَﻓَﻊَ ﻓِﻲ ﻧَﺤْﺮِﻩِ ﻓَﻨَﻈَﺮَ ﻓَﻠَﻢْ ﻳَﺠِﺪْ ﻣَﺴَﺎﻏًﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﺑَﻴْﻦَ ﻳَﺪَﻱْ
ﺃَﺑِﻲ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﻓَﻌَﺎﺩَ ﻓَﺪَﻓَﻊَ ﻓِﻲ ﻧَﺤْﺮِﻩِ ﺃَﺷَﺪَّ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺪَّﻓْﻌَﺔِ ﺍﻟْﺄُﻭﻟَﻰ ﻓَﻤَﺜَﻞَ ﻗَﺎﺋِﻤًﺎ
ﻓَﻨَﺎﻝَ ﻣِﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﺛُﻢَّ ﺯَﺍﺣَﻢَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻓَﺨَﺮَﺝَ ﻓَﺪَﺧَﻞَ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺮْﻭَﺍﻥَ ﻓَﺸَﻜَﺎ
ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻣَﺎ ﻟَﻘِﻲَ ﻗَﺎﻝَ ﻭَﺩَﺧَﻞَ ﺃَﺑُﻮ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺮْﻭَﺍﻥَ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻟَﻪُ ﻣَﺮْﻭَﺍﻥُ ﻣَﺎ ﻟَﻚَ
ﻭَﻟِﺎﺑْﻦِ ﺃَﺧِﻴﻚَ ﺟَﺎﺀَ ﻳَﺸْﻜُﻮﻙَ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺃَﺑُﻮ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﺳَﻤِﻌْﺖُ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ
ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺇِﺫَﺍ ﺻَﻠَّﻰ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺷَﻲْﺀٍ ﻳَﺴْﺘُﺮُﻩُ ﻣِﻦْ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ
ﻓَﺄَﺭَﺍﺩَ ﺃَﺣَﺪٌ ﺃَﻥْ ﻳَﺠْﺘَﺎﺯَ ﺑَﻴْﻦَ ﻳَﺪَﻳْﻪِ ﻓَﻠْﻴَﺪْﻓَﻊْ ﻓِﻲ ﻧَﺤْﺮِﻩِ ﻓَﺈِﻥْ ﺃَﺑَﻰ ﻓَﻠْﻴُﻘَﺎﺗِﻠْﻪُ
ﻓَﺈِﻧَّﻤَﺎ ﻫُﻮَ ﺷَﻴْﻄَﺎﻥٌ
Dari Abu Shalih As-Samman, dia berkata, "Ketika aku
sedang shalat pada hari Jum'at bersama Abu Said Al
Khudri dengan ada sesuatu di depannya yang menghalangi
lalu-lalang orang, tiba-tiba datang seorang pemuda dari
bani Abi Mu'aith ingin lewat di depan Abu Said Al Khudri.
Maka Abu Said mendorong pemuda itu pada bagian
lehernya. Dia lalu mencari jalan lewat jalan yang lain,
namun dia tidak mendapatkan jalan untuk lewat kecuali di
depan Abu Said.
Kemudian pemuda itu kembali lewat di depan Abu Said,
maka Abu Said mendorongnya pada bagian leher lebih
keras dari pada sebelumnya.
Maka pemuda itu berhenti sambil berdiri, lalu mendapat
makian dari Abu Said.
Kemudian pemuda itu masuk ke dalam kerumunan orang
banyak dan keluar. Lalu pemuda itu datang ke rumah
Marwan untuk mengadukan apa yang dialaminya."
Kata Abu Shalih, "Abu Said datang ke rumah Marwan, lalu
Marwan berkata kepada Abu Said, 'Apa yang terjadi antara
kamu dan anak saudaramu? dia datang mengadu.
Abu Said menjawab, 'Aku pernah mendengar Rasulullah
shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Apabila salah seorang dari kamu shalat dengan menaruh
sesuatu di depannya untuk menghalangi lalu-lalang orang,
lalu ada seseorang yang ingin lewat dihadapannya, maka
doronglah dia pada bagian leher.
Jika dia membangkang maka perangilah dia, karena dia
adalah syetan."'
(H.R. Imam {Muslim 2/57-58